Persenjatai Realitamu

oleh: Sasha/Tjuan

Dari Rio de Jenairo, Buenos Aires, Mexico City, Kalkuta, Manila, Dhaka, Bangkok, sampai ke Jakarta, dan di ribuan kota-kota besar lainnya – ratusan juta orang menduduki lahan-lahan kosong ‘bukan miliknya”- membentuk suatu dunia informal, yang lepas dari domestikasi masyarakat properti, hukum dan komoditi.

Beberapa hari yang lalu terjadi penggusuran wilayah pemukiman di Cengkareng, Jakarta. Mungkin kalian semua sudah tau mengenai kasus ini. Seribuan aparat yang termasuk Brimob dan tentara angkatan darat, bentrok dengan warga di wilayah tersebut. Sebulanan yang lalu pemukiman di Tambora, Jakarta Barat juga mengalami hal yang sama. Baru-baru ini pedagang kaki lima di Jogja harus menghadapi penggusuran dengan dalil ketertiban dan tamanisasi kota (tertib? Whatever the fuck that means?). Sekitar dua minggu yang lalu kami juga menerima kabar penggusuran PKL di kota Kendal. Tahun lalu, kita mungkin masih dapat mengingat, represi brutal oleh Forum Betawi Rempug terhadap ibu-ibu dan anak-anak yang ikut dalam aksi Urban Poor Consortium. Catatan-cataan di atas hanyalah proporsi kecil penggilasan masyarakat informal – orang-orang yang tidak berkomunikasi dengan bahasa resmi (properti, hukum dan komoditi)23.

(more…)

Print This Post Print This Post

Gerilya Eropa

Terjemah oleh: arm_da_spirit@yahoo.com

No: 1

SERI – SEJARAH

Melawan Artinya Menyerang : Perjuangan Bersenjata di Eropa Barat

Alih bahasa : Blue

Diterbitkan oleh : perjuangan_rakyat

Bunga-bunga telah berguguran,
Kelopaknya jatuh berderai satu-satu,
Menyibakkan masa depan buah dan biji,

Rentang penerjemahan : 16:53 27 September 2002 hingga Kamis, 10 Oktober 2002 atau 10/10/2002 10:27:15


Melawan Artinya MenyerangPerjuangan Bersenjata di Eropa Barat Tulisan berikut merupakan pengantar yang bersifat umum terhadap sejarah perlawanan bersenjata di Jerman Barat (sekarang Jerman –penj), diterjemahkan dari buku yang berjudul “Art As Resistance”. Dengan berjalannya waktu, kami berencana untuk memperluas tulisan ini, menggabungkan teks-teks dari gerakan gerilya perkotaan di seluruh Eropa Barat, dalam rangka menyediakan sebuah arsip yang komprehensif mengenai sejarah perjuangan bersenjata di eropa semenjak 1970-an hingga 1990-an.

(more…)

Print This Post Print This Post

Veteran Irak

terjemah: arm_da_spirit@yahoo.com

Wawancara berikut pertamakali diterbitkan dalam Workers Scud – no patriot can catch us! (London, Juni 1991), sebuah koleksi artikel yang mencerminkan sikap mengenai Perang Teluk.

(more…)

Print This Post Print This Post