MENUJU GERAKAN MAHASISWA SINDIKALIS, Atau Meninjau Ulang Reforma Universitas

Oleh: Carl Davidson

Selama beberapa tahun terakhir, kita telah melihat berbagai gerakan kampus yang berkembang di seputar isu ‘reforma universitas.’ Sebagian kecil dari gerakan ini mampu memiliki basis massa selama periode yang singkat. Beberapa diantaranya membawa perubahan-perubahan kecil dalam hal peraturan dan regulasi kampus. Namun hampir seluruhnya gagal merubah secara radikal komunitas universitas, atau bahkan untuk sekedar mempertahankan eksistensi mereka sendiri. Apa makna dari fenomena ini? Bagaimana kita menghindari hal serupa di masa mendatang? Mengapa harus repot-repot dengan reforma universitas?

(more…)

Print This Post Print This Post

Perempuan Merdeka Spanyol

Kondisi mayoritas masyarakat Spanyol diantara tahun 1920an sampai dengan 1930an cukup memprihatinkan. Khususnya bagi kaum perempuan, pada masa-masa ini di Spanyol terjadi pembagian gender yang cukup ekstrim. Secara ekonomi kaum perempuan sangat bergantung pada laki-laki, kerja-kerja rumah tangga serta kewajiban untuk mengurus anak menjadi tugas khusus kaum perempuan. Di kota dan di desa upah perempuan lebih rendah dari laki-laki. Sebagai contoh gaji rata-rata perhari pekerja laki-laki dari pagi hingga sore adalah 5 pesetas dan pekerja perempuan hanya setengahnya.

Keduanya menjalankan kehidupan yang terpisah. ‘Lingkaran sosial perempuan hanya berputar di sekitar kaum perempuan lainnya: anggota keluarga, tetangga, rekan kerja, atau orang-orang yang mereka temui di pasar. Sementara kaum laki-laki, juga hanya berada di sekitar dunia laki-lakinya yang lebih dominan, seperti di pabrik, pertemuan serikat pekerja, hingga di bar-bar lokal.

(more…)

Print This Post Print This Post

CNT-AIT : Inilah Perang Kelas

CNT-AIT (Federasi Anarkis Sindikalis) adalah organisasi kelompok-kelompok dan perorangan-perorangan yang sudah bergobung hendak mengubahi masyarakat tempat kita hidup. Hendak memperbaiki nasib orang-orang kelas buruh.

Masyarakat ini dibagi-bagi menjadi kelas-kelas berdasarkan penguasaannya kekayaannya dan lembaga-lembaganya. Golongan yang berkuasaialah orang-orang yang ’memiliki’ paberik-paberik atau sumber-sumber alam. Ada di antaranya yang punya saham-saham atau jadi ketua dewan perusahaan-perusahaan dan sebagainya. Biasanya mereka didukung oleh kelas menengah, yang mendapat kedudukannya dalam masyarakat sebagai hasil perlindungan oleh golongan yang berkuasa yaitu menguasai serta mengatur/memecahbelahkan kelas buruh yang melakukan segala pekerjaan yang perlu. Masyarakat macam ini adalah sumber kebanyakan masalah-masalah yang dialami orang-orang kelas buruh di seluruhdunia. Golongen yang berkuasa berfekad menjaga kedudukannya yang istimewa itu maka harus dimusnahkan. Imilah perang kelas. Perubahan yang benar-benar hanya mewujud kalau orang-orang kelas buruh mengorganisir diri sendiri untuk menghadapi masalah-masalah yang dialami mereka. Kita harus memperlengkapi segala sesuatu untuk diri kita sendiri.

(more…)

Print This Post Print This Post