Published on October 7, 2008 by HarisX
Pertama kali diterbitkan di Red & Black Revolution No 2 1996
Noam Chomsky dikenal luas karena kritikannya terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat, dan karya-karyanya sebagai seorang ahli linguistik. Yang justru kurang dikenal darinya adalah dukungannya yang terus menerus bagi tujuan-tujuan sosialis libertarian. Dalam wawancara khusus dengan Red and Black Revolution (RBR), Chomsky memaparkan pandangannya mengenai Anarkisme dan Marxisme, dan prospek sosialisme kini. Wawancara ini dilaksanakan pada bulan Mei 1995 oleh Kevin Doyle.
(more…)
Print This Post
Published on January 31, 2008 by HarisX
Perspektif Kiri Dalam Memahami Ekologi
Oleh: Katherine Yih
Gerakan pro-lingkungan di AS, menurut perkiraan Murray Bookchin, “bisa jadi merupakan salah satu gerakan paling radikal dalam kurun waktu sejak tahun enam puluhan hingga sekarang.” Perspektif ekologi radikal, yang meliputi ekologi mendalam, ekologi sosial, bioregionalisme, ekofeminisme, maupun pandangan-pandangan Marxis, semuanya mengandung beberapa kritik mendasar atas tatanan politik/ekonomi/ sosial yang berkembang di dunia, yang karena itu membedakannya dari environmentalisme arus-utama (terkemuka). Namun, sekalipun tanpa para environmentalis arus-utama (terkemuka), apakah “gerakan” tersebut—yang lebih merupakan pencampuradukan organisasi-organisasi yang terbangun oleh beragam idelogi dan menerapkan strategi yang jauh saling berbeda—benar- benar memiliki kemauan atau kemampuan untuk mewujudkan perubahan struktural yang dibutuhkan guna menunda dan memulihkan kehancuran lingkungan?
(more…)
Print This Post
Published on May 17, 2007 by HarisX
Oleh: Zoro Sastrowardoyo
Anarkis dan Anarkisme telah disalahpahami sepanjang sejarah hampir di seluruh dunia yang mengenal istilah ini. Kesan umum atas anarkis sebagai seorang dengan emosi yang tidak terkontrol, yang melakukan kekerasan hanya tertarik menghancurkan karena ketertarikannya semata, dan orang yang menentang semua bentuk organisasi, masih saja bertahan hingga hari ini. Lebih lanjut, kekeliruan kepercayaan bahwa anarki adalah kekacauan dan kebingungan, perkosaan, pembunuhan dan ketidakteraturan serta kegilaan sepenuhnya tanpa-akal secara luas, masih dipercaya oleh masyarakat awam pada umumnya. Sehingga sulit kiranya memulai diskusi tentang anarki, anarkisme, dan aktivisme politik tanpa menerangkan dahulu batasan anarkisme. Tulisan ini bertujuan menjelaskan apa dan bagaimana anarkisme dan beragam teori dan praktik anarkisme.
(more…)
Print This Post
Published on August 30, 2006 by HarisX
Oleh Alm. Mansour Fakih
Selama ini, mendengar kata Anarkisme disebut, banyak orang segera merasa gelisah dan cemas, terbayang suatu kelompok manusia bringas yang siap menebarkan keonaran, kekacauan, kehancuran dan malapetaka. Meskipun pada umumnya orang hanya secara intuitif, tanpa tidak pernah mencoba menggali lebih seksama tentang apa yang disebut sebgai pandangan Anarkis tersebut, Namun istilah anarki sendiri sudah terlanjur menimbulkan kemarahan dan terlanjur secara luas disimpulkan bahwa anarkisme adalah sebagai suatu paham yang menakutkan karena jahat. Orangpun tanpa berpikir panjang percaya bahwa Anarkisme adalah negatif dan berbahaya, titik. Pendek kata, dalam memandang anarkisme, tidak hanya apparatus negara, bahkan masyarakat akademia, bersepakat bahwa Anarkisme adalah musuh umat manusia. Dengan demikian keyakinan yang mendominasi pemikiran masyarakat luas adalah bahwa “anarkisme” tidak lebih dari penyakit sosial yang bertentangan dengan segala norma sosial yang baik dan pantaslah jika anarkisme dianggap musuh masyarakat. leh karena itu dianggap wajar juga untuk menganjurkan untuk memberantas Anarkisme sampai keakar-akarnya. Anjuran untuk senantiasa waspada terhadap segala bentuk anarki saat ini telah menjadi hampir kesepakatan sosial. Pendek kata, Anarkisme perlu di amputasi atau dilenyapkan, untuk selamanya.
(more…)
Print This Post
Published on August 23, 2006 by HarisX
Surat kepada J.B. Schweitzer, 24 Januari 1865
Oleh : Karl Marx
Saudara yang tercinta,Kemarin saya menerima sepucuk surat dan dalam surat itu saudara mengajukan permintaan kepada saya untuk memberikan penilaian yang mendetail tentang Proudhon. Ketiadaan waktu merupakan penghalang bagi saya untuk memenuhi keinginan saudara itu. Tambahan pula, sekarang ini saya tidak memiliki satupun karya-karyanya. Meskipun demikian, untuk menunjukkan maksud baik saya terhadap saudara, maka saya dengan tergesa-gesa menuangkan suatu kerangka yang amat ringkas. Kemudian saudara bisa melengkapinya, menambahnya, menguranginya-pendek kata, perbuatlah apa yang saudara inginkan dengan kerangka itu.Usaha-usaha Proudhon yang pertama sekali saya tidak ingat lagi. Tulisannya ketika dia masih duduk di bangku sekolah, Bahasa Universal, menunjukkan bahwa dia tidak mempunyai keragu-raguan sedikitpun dalam menghadapi persoalan-persoalan yang untuk pemecahannya dia sama sekali tidak mempunyai dasar-dasar pokok pengetahuan.
(more…)
Print This Post
Published on August 2, 2006 by HarisX
Anarki
Oleh: Tjuan Gempa
It’s a long walk to the gallows
It’s a small step to swing free
The crying in the tower
For my conspirators and me
Gunpowder and modem
And a dream of liberty
Chumbawamba
Anarkisme dan Anarki
Di awal abad kedua puluh, Peter Kropotkin, salah seorang propagandis anarki (sme) yang paling berpengaruh, diminta untuk menulis definisi anarkisme untuk Ensiklopedia Britannica :
“[…] dimana masyarakat yang dicita-citakan adalah yang tanpa pemerintahan—keharmonisan dalam masyarakat dicapai bukan dengan mematuhi undang-undang, atau suatu otoritas, namun melalui kesepakatan bebas yang dicapai diantara berbagai kelompok, wilayah dan profesi, yang bergabung secara sukarela—untuk produksi dan konsumsi—dan juga untuk pemenuhan berbagai macam kebutuhan dan aspirasi mahluk yang beradab.”
(more…)
Print This Post
Published on August 2, 2006 by HarisX
Anarkisme?
Oleh : Irvan Irawan Pulungan
I am an anarchist! wherefore I will
Not rule, and also ruled I will not be!
(John Henry Mackay)
Pendahuluan
Sabtu 1 Juli 2006 lalu, saya menyaksikan sebuah diskusi publik yang diadakan oleh stasiun televisi ANTV. Diskusi publik tersebut bertajuk ‘Tindakan Anarkis Berkelompok” diskusi ini menampilkan berbagai stakeholder. Namun lucunya diskusi publik ini sama sekali tidak menampilkan pembicara bahkan peserta dari kaum anarki tulen. Menurut hemat saya para pembicaranya adalah mereka yang kita kenal sebagai praktisi hukum positivistik, sedangkan para pesertanya adalah mereka yang kita kenal sebagai kelompok organizes religion dan atau social banditri.
(more…)
Print This Post
Published on August 2, 2006 by HarisX
Oleh: Joshua Andrew
- “Saya ingin bebas! Saya berharap untuk bisa berbahagia! Tapi kebebasan saya hanya dapat diperoleh bila orang di sekitar saya merasa bebas. Saya hanya dapat merasa bahagia apabila orang disekitar saya pun merasa bahagia. Saya hanya bisa nyaman, apabila orang-orang yang saya temui dan saya lihat di dunia ini merasa nyaman. Dan saya hanya dapat makan dengan nyaman apabila orang lain juga dapat merasa nyaman dengan makan seperti saya. Dan untuk alasan tersebut, dari diri saya sendiri, saya memberontak menantang setiap bahaya yang mengancam kebahagiaan dan kebebasan saya…” (The Brickbunner Magazine, B. Traven).
Anarkisme/Anarki. Sebuah kata yang kerap kali didengar dan diucapkan, tetapi selalu dalam konotasi makna yang negatif. Berbagai tindakan kekerasan, penghancuran mal maupun toko, pembunuhan, selalu dikonotasikan sebagai tindakan Anarkis. Makna filosofis dan idealisme yang terdapat dalam kata Anarkisme hilang sama sekali. Sebuah pemikiran intelektual yang merupakan sebuah filsafat pemusnahan sebuah monopoli ekonomi, institusi politik dan sosial dihapus dengan sebuah asumsi yang bodoh bahwa Anarkisme/Anarki hanyalah sebuah aksi atau tindakan brutal dari sekelompok orang yang melakukan pemberontakan fisik.
(more…)
Print This Post
Published on May 29, 2006 by HarisX
POLITEKNIK 1973-1990
Sebuah sejarah singkat gerakan perlawanan di Yunani:
17 November 1973: Pasukan khusus, tank-tank dan polisi bersenjata mengevakuasi Politeknik Athena (universitas teknik) yang berlokasi di tengah kota. Mahasiswa, pekerja, dan petani menduduki universitas tersebut dan mengadakan protes terhadap rezim militer yang mulai berkuasa semenjak 21 April 1967. Tuntutan mereka adalah kebebasan. Setelah kejadian, desas-desus menyimpullkan 200 orang mati pada peristiwa tersebut; sementara informasi resmi menyebutkan 30 orang. Selama terjadinya pendudukan, slogan-slogan dan grafiti anarkis muncul untuk pertama kalinya semenjak tahun 1920an. Junta militer akhirnya di tumbangkan setelah pemberontakan besar-besaran.
(more…)
Print This Post
Published on May 22, 2006 by HarisX
KATA “anarki” seringkali digunakan secara luas untuk menggambarkan suatu keadaan yang tak beraturan dan membingungkan; dan hingga hari ini kata itu digunakan oleh lawan-lawan politiknya dengan maksud untuk mengaburkan kebenaran.
Kita tak akan masuk dalam suatu diskusi filosofis, karena pertanyaannya menyangkut sejarah dan bukanlah filsafat. Interpretasi umum akan kata itu memang mengandung kebenaran dari makna etimologisnya; tetapi interpretasi tersebut menjadi derivatif sampai-sampai menjadi pandangan sangkaan bahwa pemerintah merupakan organ yang penting dalam kehidupan sosial, dan bahwa masyarakat tanpa pemerintah tentu saja merupakan satu bentuk ketidakteraturan, dan berfluktuasi antara arogansi liar dan balas dendam buta terhadap sesama.
(more…)
Print This Post