Published on January 30, 2008 by nikholas
oleh : Wayne Price
…Kusimpulkan sekali lagi, dan lagi ,bahwa apa yang secara perlahan dan tidak sempurna kutuju secara penuh dan terang-terangkan (bisa saya katakana, begitu indah) adalah apa yang dikatakan oleh Karl Marx. Jadi, aku juga adalah seorang Marxis! Aku memutuskannya secara tegas, bahwa hal ini sangat baik menjadi tradisi dan memiliki kawan-kawan yang bijak. Ini adalah Marx sebagai seorang psikolog sosial. Tapi sebagaimana aksi politik yang terhormat … saya tidak melihat slogan-slogan para Marxian, termasuk Marx sendiri, yang menuju ke sosialisme yang damai (yaitu hilangnya negara dan kekuatan koersif lainnya); justru mereka menghindari hal ini. Bakunin memang benar. Dan saya sepakat dengan Kropotkin. (Paul Goodman, 1962; 34)
Saat ini arus kebangkitan kembali anarkisme di seluruh dunia dijadikan landasan atas kemunduran Marxisme. Meski demikian, ini menyisakan sebuah pertalian antara Marxisme (Marxisme libertarian atau otonomis) dengan kaum anarkis yang memiliki kedekatan dan bahkan menjadi pengikut anarkisme.
(more…)
Print This Post
Published on January 20, 2008 by HarisX
Oleh: Carl Davidson
Selama beberapa tahun terakhir, kita telah melihat berbagai gerakan kampus yang berkembang di seputar isu ‘reforma universitas.’ Sebagian kecil dari gerakan ini mampu memiliki basis massa selama periode yang singkat. Beberapa diantaranya membawa perubahan-perubahan kecil dalam hal peraturan dan regulasi kampus. Namun hampir seluruhnya gagal merubah secara radikal komunitas universitas, atau bahkan untuk sekedar mempertahankan eksistensi mereka sendiri. Apa makna dari fenomena ini? Bagaimana kita menghindari hal serupa di masa mendatang? Mengapa harus repot-repot dengan reforma universitas?
(more…)
Print This Post
Published on August 2, 2006 by HarisX
Oleh Aillen O’Carroll, Oktober 1993
Akhir dari perang
Tahun 1871 Perancis berperang melawan Prussia dan ternyata mengalami kekalahan. Kepala pemerintahan nasional, Adolphe Thiers, telah bernegosiasi detail tentang perdamaian dengan Prussia. Setelah melakukan semua ini, dia dihadapkan dengan masalah pengambil alihan kembali kontrol dari Paris, dan meyakinkan Paris bahwa perang dengan Prussia telah berakhir serta pembubaran tentara nasional. Thiers hanya tinggal mempunyai 12.000 pasukan setelah gencatan senjata melawan ribuan pasukan nasional. Pos keluar kota yang terbesar telah berpindah dari Bordeaux dimana tempat pertemuan untuk yang pertama kalinya diselenggarakan untuk pembersihan dari Prussia, ke Versailles, dekat Paris.
(more…)
Print This Post
Published on May 29, 2006 by HarisX
POLITEKNIK 1973-1990
Sebuah sejarah singkat gerakan perlawanan di Yunani:
17 November 1973: Pasukan khusus, tank-tank dan polisi bersenjata mengevakuasi Politeknik Athena (universitas teknik) yang berlokasi di tengah kota. Mahasiswa, pekerja, dan petani menduduki universitas tersebut dan mengadakan protes terhadap rezim militer yang mulai berkuasa semenjak 21 April 1967. Tuntutan mereka adalah kebebasan. Setelah kejadian, desas-desus menyimpullkan 200 orang mati pada peristiwa tersebut; sementara informasi resmi menyebutkan 30 orang. Selama terjadinya pendudukan, slogan-slogan dan grafiti anarkis muncul untuk pertama kalinya semenjak tahun 1920an. Junta militer akhirnya di tumbangkan setelah pemberontakan besar-besaran.
(more…)
Print This Post
Published on May 22, 2006 by HarisX
Deklarasi Pembentukan Tentara Merah (Red Army)
Dirilis pada akhir Mei 1970
MEMBANGUN TENTARA MERAH
Apakah babi-babi tersebut yakin bahwa kami akan membiarkan kamerad Baader berdiam di penjara untuk dua atau tiga tahun? Apakah babi-babi tersebut yakin kami akan berbicara mengenai pengembangan perjuangan kelas, re-organisasi proletariat, tanpa mempersenjatai diri pada saat yang sama? Apakah babi-babi tersebut yang pertama kali menembak, yakin bahwa kami akan membiarkan diri kami yang tanpa kekerasan ditembaki seperti di rumah jagal? Siapapun yang tidak mempersenjatai dirinya akan mati. Mulailah perlawanan bersenjata! Bangun Tentara Merah!
Red Army Fraction
Mei 1970
(more…)
Print This Post
Published on May 22, 2006 by HarisX
KOMUNISME, bagi banyak orang, merupakan kata yang memiliki implikasi negatif. Hingga akhir abad ke-20 ini, komunisme diasosiasikan dengan Rusia atau Uni Soviet, sebuah negara yang sama sekali bukan negara sosialis maupun komunis, melainkan suatu bentuk kapitalisme negara yang amat totaliter dan kejam. Kaum sosialis sejati maupun komunis libertarian memiliki tugas yang berat untuk menunjukkan bahwa komunisme maupun sosialisme sama sekali tidak pernah terdapat di negara-negara seperti Uni Soviet, Kuba atau bahkan Yugoslavia. Mereka juga harus menerangkan bahwa komunisme, dalam bentuknya yang primitif, pernah ada sebagai suatu bentuk masyarakat, dalam jangka waktu yang panjang –hingga dua juta tahun atau lebih– sejak munculnya manusia di bumi.
(more…)
Print This Post
Published on May 8, 2006 by HarisX
Peristiwa Kerusuhan Haymarket terjadi pada tanggal 4 Mei 1886 di Chicago, Illinois merupakan asal usul lahirnya perayaan Hari Buruh internasional atau biasa disebut May Day. Penyebab terjadinya insiden ini masih menyimpan kontroversi.
Aksi pemogokan menuntut 8 jam kerja dalam sehari
Peristiwa ini bermula pada tanggal 1 Mei 1886 (Kemudian dikenal sebagai May Day), saat itu sebanyak 350.000 orang buruh yang diorganisir oleh Federasi Buruh Amerika melakukan pemogokan di banyak tempat di Amerika Serikat untuk menuntut waktu kerja 8 jam sehari.
Pada saat bersamaan aksi pemogokan juga dilakukan oleh banyak buruh di Chicago, pemogokan pada tanggal 1 Mei 1886 itu demikian menyeluruh sehingga semua bisnis di kota itu pun lumpuh. Dua hari kemudian polisi dengan membabi-buta menembaki pemogok yang berhamburan, pada saat kejadian ini terdapat empat orang tewas dan jauh lebih banyak lagi luka-luka. Ini menimbulkan amarah di kalangan kaum buruh, sebagian menganjurkan supaya mereka membalas dengan mengangkat senjata.
(more…)
Print This Post
Published on December 9, 2005 by HarisX
Terjemah oleh: arm_da_spirit@yahoo.com
No: 1
SERI – SEJARAH
Melawan Artinya Menyerang : Perjuangan Bersenjata di Eropa Barat
Alih bahasa : Blue
Diterbitkan oleh : perjuangan_rakyat
Bunga-bunga telah berguguran,
Kelopaknya jatuh berderai satu-satu,
Menyibakkan masa depan buah dan biji,
Rentang penerjemahan : 16:53 27 September 2002 hingga Kamis, 10 Oktober 2002 atau 10/10/2002 10:27:15
Melawan Artinya MenyerangPerjuangan Bersenjata di Eropa Barat Tulisan berikut merupakan pengantar yang bersifat umum terhadap sejarah perlawanan bersenjata di Jerman Barat (sekarang Jerman –penj), diterjemahkan dari buku yang berjudul “Art As Resistance”. Dengan berjalannya waktu, kami berencana untuk memperluas tulisan ini, menggabungkan teks-teks dari gerakan gerilya perkotaan di seluruh Eropa Barat, dalam rangka menyediakan sebuah arsip yang komprehensif mengenai sejarah perjuangan bersenjata di eropa semenjak 1970-an hingga 1990-an.
(more…)
Print This Post
Published on September 13, 2005 by HarisX

memoar Stuart Christie
Foto di atas diambil tanggal 6 Januari 1967, di gedung bundar penjara Carabanchel di Madrid. Aku di sebelah kiri dengan jumper sulaman putih. Bersamaku adalah tiga orang asal London, Jeff di sebelah kiriku dan dua orang lain yang namanya sudah hilang dari ingatan. Pria yang berjongkok adalah Alfredo, orang Argentina.
Peristiwanya adalah pesta Hispanis Katolik Roma ; Los Tres Reyes Magos (Tiga orang Bijak– Epipany), yang merupakan hari dimana anak-anak tahanan diijinkan masuk ke dalam gerbang jeruji dan dinding tinggi selama beberapa jam untuk menikmati kebersamaan dengan bapak atau saudara mereka, dan membuka hadiah kecil, dari sumber-sumber yang terbatas, kepada mereka.
(more…)
Print This Post
Published on September 13, 2005 by HarisX
Realitas mengenai implementasi sebuah masyarakat anarkis sering sekali diragukan. Dan kadang-kadang kita yang “setuju” dengan filosofis anarkisme pun menganggap masya-rakat anarkis sebagai utopia yang tidak dapat direalisasikan.
Sepertinya persepsi kita telah diracuni oleh pemikiran-pemikiran yang memberikan keabsahan kepada pemerintah negara dan hak perseorangan. Sistem pendidikan di kepulauan Nusantara sendiri cenderung menggalakkan kita untuk menghayati doktrin-doktrin yang mengakibatkan kita menjadi malas berpikir. Padahal dalam masyarakat tradisional tidak dikenal yang namanya pemerintah dan hak milik pribadi. Contohnya dalam masyarakat adat di Maluku, yang ada hanya hak pakai atas sebidang tanah tanpa kepemilikan oleh pihak swasta (1). Pada masyarakat tradisional pula, pemerintah, yang waktu dulu adalah kerajaan, lebih berfungsi sebagai mahluk yang parasitis yang selalu meminta (paksa) dari rakyat hasil kerja mereka. Penduduk terikat dengan perbudkan feodal dengan para bangsawan (2). Tidak ada juga yang namanya patriotisme -buktinya rakyat di Jawa tidak suka membantu rajanya berperang melawan penjajah Barat. Konsep nasionalisme patriotisme sama sekali tidak mempunyai akar dalam kehidupan masyarakat kepulauan Nusantara -konsep yang baru diperke-nalkan oleh kaum borjuis (priyayi) kepada masyarakat di akhir abad ke sembilan belas (3)
(more…)
Print This Post